Selama 2 minggu di rumah, aku sebenarnya hanya di rumah saja, karena ayahku masih pergi bekerja di Papua. Namun, setelah pembagian rapor, aku pergi menginap ke rumah temanku di Asana Residence, yang sekolah di Mazaya. Aku menginap selama 3 hari 2 malam disana. Yang kami lakukan saat itu bermain game bersama, menonton youtube, memasak (meski dia yang lebih banyak memasak karena aku belum pandai masak), lalu paling utamanya adalah merangkai 1000 puzzle yang aku bawa. Bahkan saat waktuku untuk pulang, puzzle itu belum benar-benar jadi, hanya sekitar 40%. 

Hanya ini liburan yang bisa kuceritakan. Tetapi setelah seminggu masuk sekolah, aku pergi selama 10 hari untuk umrah. Senin, tanggal 13 januari, aku pergi menuju bandara dan menginap di hotel yang ada di dekat sana untuk manasik, dan membicarakan tentang jadwal saat di sana. Barulah saat hari selasa, aku berangkat menuju Jeddah jam 10 pagi, lalu sampai disana jam 6 sore waktu arab. Dari Jeddah, rombongan safar yang kuikuti pun menuju Madinah dengan kereta cepat, dan menuju hotel dengan bus.

Keesokannya, adalah hari libur, sehingga kami bebas, bisa berbelanja di area hotel, atau ke masjid Nabawi. Lalu di hari kamis, kami pergi menuju masjid Quba, dan siangnya menuju Jabal Uhud, yang pernah menjadi medan perang uhud.

Jum'at, adalah jadwal kami untuk umrah. Paginya, kami berkumpul dan naik kereta cepat untuk menuju mekkah. Di kereta itulah, kami mengambil miqat (Bir Ali). Di jalan menuju tanah suci, kereta kami sempat delay karena persimpangan. Hal ini membuat kami sampai di Makkah jam 7an. Setelah sampai di hotel untuk mandi dan istirahat sebentar, kami pun menuju masjidil Haram, melaksanakan umrah. Keesokannya, hari sabtu, kami bebas, bisa pergi ke Tower zamzam, atau tawaf sunnah, atau selainnya. Ketika hari minggu, kami pergi ke museum Gua Hira di Jabal Nur, tempat dimana Rasulullah pertama kali mendapat wahyu. Museum itu terletak di depan Jabal Nur.

Seninnya, hari berakhirnya perjalanan safar. Kami pergi tour ke Tha'if, lalu kembali ke Makkah jam 7. Kemudian selasanya, kami kembali menuju Jeddah, menuju bandara untuk pulang ke Jakarta. Pesawat kami berangkat malam, jam 8 lewat 40 menit. Sampai di Jakarta, jam 9 pagi waktu Indonesia. 

Sekian cerita dariku. Berikut foto-foto pengalaman yang aku ceritakan :

1. Masjid Quba


2. Kereta Gantung di Tha'if


3. Gedung depan Museum AL-Qur'an, Madinah


4. Pemandangan hotel-hotel depan Masjid Nabawi