EVALUASI SOAL TEORI
Soal :
1. Sebutkan lembaga di Amerika Serikat yang mengawali implementasi sistem jaringan yang saling terhubung.
2. Kapankah sistem tersebut mulai dioperasikan pertama kali?
3. Sebutkan nama lembaga yang mengatur penomoran dan pengalamatan di Internet.
4. Mengapa alamat IP penting untuk dikelola secara terpusat?
5. Terangkan teknologi jaringan komputer yang digunakan untuk membangun Internet di
Indonesia pertama kali.
6. Apa latar belakang para pembangun awal dari Internet di Indonesia?
7. Sebutkan nama-nama lembaga yang terlibat dalam awal pembangunan Internet di
Indonesia.
8. Siapakah Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia?
9. Tahun berapakah Internet Service Provider (ISP) pertama dioperasikan?
10. Apa nama Internet Service Provider (ISP) komersial yang pertama di Indonesia?
11. Apa domain yang digunakan di Internet untuk mengenali Indonesia?
12. Jelaskan pula sub-domain yang digunakan di bawah domain tersebut?
13. Siapa dan Lembaga mana saja yang pernah bertanggung jawab atas Top Level Domain
Indonesia?
14. Jelaskan arti dari sebuah nama www.kompas.com atau www.detik.com.
15. Di mana kira-kira lokasi kampus atau sekolah dengan alamat itb.ac.id?
16. Berasal dari negara mana sebuah e-mail dengan alamat suguru@keio.ac.jp?
17. Apa kode negara (Top Level Domain) Singapura di Internet?
18. Terangkan format atau cara penulisan alamat Web.
19. Lembaga mana yang mengoperasikan IPTEKNET?
20. Berapa kecepatan sambungan dari IPTEKNET ke Amerika Serikat di tahun 1994?
Jawaban :
2. Jam 22.30 Tanggal 29 oktober 1969.
3.ICANN (Internet Corperation for Assigned Names and Numbers).
4. Alamat IP digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi satu sama lain di internet. Namun, karena manusia sulit mengingat angka IP, nama domain dikembangkan sebagai representasi nama komputer di internet.
8. IPTEKNET
9. 1994
11. .id
12. .co.id (Lembaga Komersial), .net.id (ISP), .ac.id(Universitas), .sch.id (Sekolah), .or.id (Lembaga non-komersial), .go.id (Pemerintah), dan .web.id (Situs Pribadi).
13. Rahmat M. Samik Ibrahim, Budi Raharjo, DEPKOMINFO, dan PANDI

0 Komentar